MERAUKE, HarianTerbaruPapua.com – Harapan masyarakat Papua Selatan dan Papua Tengah untuk kembali menikmati layanan internet mulai terwujud. PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) mengumumkan bahwa proses pemulihan Sistem Komunikasi Kabel Laut (SKKL) Sulawesi-Maluku-Papua Cable System (SMPCS) ruas Timika-Merauke telah rampung lebih cepat dari jadwal.
EVP Telkom Regional V, Amin Soebagyo, menjelaskan bahwa tahapan pemulihan pertama atau temporary recovery berhasil diselesaikan dengan baik, sehingga layanan telekomunikasi di wilayah Merauke, Timika, dan Kaimana mulai berangsur pulih.
“Tim teknis telah melakukan penyambungan pada sisi pertama, dilanjutkan dengan pembungkusan titik sambungan agar keamanan kabel tetap terjaga. Selanjutnya, kapal perbaikan bergerak menuju sisi kedua sambil menarik kabel cadangan sebagai pengganti ruas kabel yang bermasalah. Penyambungan dan pengujian menyeluruh juga telah dilakukan, sehingga jalur komunikasi kembali tersambung,” jelas Amin, Minggu (31/8/2025)
Ia menambahkan, proses ini sesuai dengan standar internasional perbaikan kabel laut. “Dengan rampungnya tahapan ini, layanan di wilayah terdampak kini bisa kembali digunakan secara bertahap. Kami akan terus melakukan monitoring intensif untuk memastikan kualitas jaringan tetap optimal,” ujarnya.
Telkom memastikan bahwa setelah perbaikan tahap pertama selesai, kapal khusus akan segera bergerak untuk melanjutkan pekerjaan pada ruas Sorong-Fakfak, tepatnya di titik KM 66-81 dari Beach Manhole Sorong arah Fakfak.
Pada tahap ini, yang disebut permanent recovery, akan ada dua kali penurunan kualitas layanan TelkomGroup baik fixed broadband maupun mobile broadband di wilayah Merauke, Timika, dan Kaimana. Gangguan sementara tersebut diperkirakan terjadi pada minggu kedua dan ketiga September 2025.
“Selama proses berlangsung, Telkom telah menyiapkan backup layanan melalui satelit dan radio terestrial. Langkah ini merupakan bagian dari prosedur standar internasional sebelum memastikan layanan pulih 100%,” kata Amin.
Telkom menyampaikan terima kasih kepada masyarakat yang tetap bersabar dan mendukung proses pemulihan infrastruktur vital ini. “Doa dan dukungan pelanggan, masyarakat, serta para pemangku kepentingan membuat pekerjaan teknis bisa diselesaikan lebih cepat dari perkiraan awal,” tutur Amin.
Telkom menegaskan, informasi resmi mengenai jadwal penanganan tahap selanjutnya akan diumumkan secara berkala, agar pelanggan di wilayah terdampak tetap mendapatkan kejelasan dan kepastian layanan.
(Redaksi – Harian Terbaru Papua)






























































































