JAYAPURA, HarianTerbaruPapua.com – Menjelang pelaksanaan Pemungutan Suara Ulang (PSU) Pilkada Serentak Tahun 2025, Polda Papua meningkatkan upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) dengan menggelar razia gabungan di sejumlah tempat hiburan malam di Kota Jayapura, Minggu (27/7/2025) dini hari.
Kegiatan ini dipimpin langsung oleh jajaran Direktorat Reserse Narkoba Polda Papua sebagai bagian dari Operasi Cipta Kondisi, yang bertujuan mengantisipasi potensi gangguan keamanan serta penyalahgunaan narkoba menjelang momentum politik penting pada 6 Agustus mendatang.
Beberapa titik hiburan malam di ibu kota Provinsi Papua menjadi sasaran razia, dengan pengawasan ketat dan pemeriksaan menyeluruh oleh petugas yang dibagi ke dalam tim-tim kecil. Hadir dalam operasi ini antara lain:
- Kompol Hasanuddin (PS Kasubdit),
- AKP Sobirin Sumantri (Kasubbag Renmin),
- AKP Agus Kuswanto (Kanit 1 Subdit I),
- serta AKP Alexander N. Oraile (PS Kasubag Bagmin Bin Ops).
Menurut AKP Alexander, kegiatan ini merupakan langkah preventif strategis untuk menghindari potensi kerawanan di masa tenang menjelang PSU.
“Situasi menjelang PSU bersifat sensitif. Diperlukan pengamanan maksimal agar kita tidak kecolongan. Kegiatan ini adalah bentuk keseriusan kami dalam menjaga stabilitas daerah,” tegas AKP Alexander.
Sebagai bagian dari razia, tim Ditnarkoba melakukan pemeriksaan urine kepada para pengunjung dan pekerja tempat hiburan malam. Sebanyak 91 sampel urine dikumpulkan dan diuji menggunakan alat deteksi cepat.
“Alhamdulillah, seluruh hasil menunjukkan negatif narkoba. Ini menjadi indikator awal bahwa kesadaran masyarakat akan bahaya narkotika mulai meningkat,” ujar AKP Agus Kuswanto.
Operasi berlangsung aman dan lancar berkat sinergitas antar personel dan pembagian tugas yang terorganisir. Tim Bin Ops telah menyusun peta lapangan dan menempatkan personel di titik-titik rawan, dengan instruksi tegas untuk segera berkoordinasi apabila ditemukan indikasi pelanggaran hukum atau aktivitas mencurigakan.
Selain menjalankan razia, pihak kepolisian juga menyampaikan imbauan kepada masyarakat untuk menjaga kondusivitas lingkungan, terutama dalam menghadapi dinamika jelang PSU.
“Kami mengajak seluruh elemen masyarakat untuk tidak mudah terprovokasi, terutama oleh informasi tidak benar di media sosial. Laporkan segala aktivitas mencurigakan ke aparat terdekat,” tutur AKP Alexander.
Polda Papua memastikan bahwa razia serupa akan terus digelar secara berkala hingga pelaksanaan PSU berlangsung. Tujuannya untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat dan menjamin proses demokrasi berjalan dengan lancar tanpa gangguan.
(Redaksi – Harian Terbaru Papua)































































































