MERAUKE, HarianTerbaruPapua.com – Seorang mahasiswi berinisial MA (21), warga Kelurahan Mandala, Kecamatan Merauke, menjadi korban pencurian dengan kekerasan (curas) saat hendak menyeberang jalan di depan Sekolah Bisnis dan Manajemen (SBM), Jalan Brawijaya, Selasa malam (02/9/2025) sekitar pukul 19.15 WIT.
Peristiwa bermula ketika korban keluar dari area SBM untuk mentransfer uang di kios seberang jalan. Saat itu, tiga orang tidak dikenal sempat menghampiri korban. Merasa terancam, MA meminta bantuan seorang petugas keamanan (security) untuk mengantarnya, namun ditolak dengan alasan “jalan saja”.
“Salah satu dari mereka bahkan berdiri di samping security tersebut,” ungkap MA dalam laporannya di SPKT Polres Merauke.
Saat menyeberang dan tiba di median jalan, salah satu pelaku tiba-tiba datang dari belakang lalu merampas telepon genggam milik korban. Barang yang hilang berupa handphone VIVO Y03T warna hijau tosca dengan dua nomor IMEI: 866245073509097 dan 866245073509089. Akibat kejadian tersebut, korban mengalami kerugian jutaan rupiah.
Kasi Humas Polres Merauke, IPDA Andre Msb, membenarkan kejadian tersebut. Ia mengatakan, berkat gerak cepat Regu Patroli Motor (Patmor) Satuan Samapta Polres Merauke, salah satu pelaku berinisial AA berhasil diamankan pada malam yang sama.
“Pelaku langsung diamankan di Rutan Polres Merauke untuk menjalani proses hukum lebih lanjut,” jelas IPDA Andre, Rabu (03/9/2025).
Pihak kepolisian mengimbau masyarakat agar lebih waspada saat beraktivitas di area umum, khususnya pada malam hari, serta tidak ragu meminta bantuan aparat keamanan jika merasa terancam.
(Redaksi – Harian Terbaru Papua)































































































