JAYAPURA, HarianTerbaruPapua.com – Musyawarah Daerah (Musda) X DPD Persatuan Purnawirawan dan Warakawuri TNI-Polri (PEPABRI) Provinsi Papua Tahun 2026 menjadi momentum untuk memperkuat persatuan, soliditas organisasi, sekaligus mendukung pembangunan di Papua. Hal ini disampaikan Gubernur Papua Matius Fakhiri dalam sambutannya yang dibacakan Staf Ahli Gubernur Bidang Kemasyarakatan dan SDM, Origenes Kambuaya dalam Musda X DPD PEPABRI Provinsi Papua di Hotel Suni Sentani, Sabtu (25/7/2026).
Ditegaskan Musda bukan sekadar agenda organisasi, tetapi juga wadah memperkuat nilai-nilai kebangsaan dan kebersamaan.
“Musda menjadi forum untuk mengevaluasi kepengurusan, memilih pengurus baru secara demokratis, mempererat silaturahmi antaranggota, serta menyatukan visi pengabdian para purnawirawan bagi bangsa dan negara,”ungkapnya.

Menurutnya, para purnawirawan dan warakawuri merupakan aset bangsa yang memiliki pengalaman, keteladanan, dan kebijaksanaan. Nilai-nilai tersebut menjadi modal sosial yang penting dalam membimbing generasi muda serta menjaga persatuan di tengah keberagaman Papua.
Pemerintah Provinsi Papua juga menilai PEPABRI sebagai mitra strategis dalam menjaga stabilitas keamanan, memperkuat semangat kebangsaan, serta mendukung percepatan pembangunan daerah. Sinergi ini diharapkan mampu mendorong terwujudnya visi Papua Cerah, yakni Papua yang cerdas, sejahtera, dan harmonis melalui kolaborasi seluruh elemen masyarakat.

Ketua Pengganti Antar Waktu (PAW) DPD PEPABRI Provinsi Papua, AKBP (Purn) Ridwan, berkomitmen memperkuat organisasi dengan memprioritaskan pembenahan internal dan peningkatan pelayanan kepada para anggota.
Ridwan mengatakan, saat ini jumlah anggota PEPABRI di Papua mencapai sekitar 6.282 orang. Anggota terbanyak berada di Kota Jayapura. Sementara itu, sejumlah provinsi baru di Tanah Papua seperti Papua Selatan, Papua Tengah, dan Papua Pegunungan masih dalam proses pembentukan kepengurusan PEPABRI.
“Langkah pertama kami adalah memantapkan program kerja di setiap bidang melalui koordinasi dan konsultasi internal. Setelah organisasi semakin kuat, kami akan bergerak menjalankan program-program ke depan,” ujarnya.

Menurut Ridwan, perhatian utama saat ini adalah meningkatkan pelayanan kepada para anggota yang sebagian besar merupakan purnawirawan TNI-Polri berusia lanjut. Karena itu, komunikasi, kebersamaan, dan kepedulian terhadap kesejahteraan anggota menjadi prioritas utama organisasi.
Ia juga menegaskan pentingnya membangun kerja sama dengan pemerintah dan berbagai pihak agar program-program PEPABRI dapat berjalan lebih optimal.

Ridwan mengaku dirinya dipercaya sebagai Ketua PAW setelah ketua sebelumnya tidak dapat melanjutkan tugas karena alasan kesehatan. Meski baru menjabat sekitar empat bulan, ia berharap seluruh pengurus dan anggota dapat bersatu memperkuat organisasi.
“Kami ingin membangun PEPABRI yang lebih solid, mempererat silaturahmi, serta memastikan para purnawirawan TNI dan Polri tetap mendapatkan perhatian dan pelayanan yang baik,” harapnya. (Cornelia)


























































































