MAMBERAMO RAYA, HarianTerbaruPapua.com — Menindaklanjuti putusan Mahkamah Konstitusi (MK) Nomor 304 terkait Perselisihan Hasil Pemungutan Suara (PHPU), Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Mamberamo Raya resmi menyerahkan logistik Pemungutan Suara Ulang (PSU) Pilgub Papua kepada pihak ketiga, CV. Adi Perkasa Trans, Sabtu (02/8/2025).
Penyerahan tersebut dilaksanakan di Kantor KPU Mamberamo Raya dan disaksikan langsung oleh Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), jajaran Bawaslu, serta sejumlah tokoh daerah.
Turut hadir dalam acara tersebut Sekretaris Daerah Kabupaten Mamberamo Raya Manogar Sirahit, Wakil Ketua I DPRK Doni Pate, Kapolres Mamberamo Raya AKBP Arifin, Plt. Ketua Dewan Adat Albert Bilasi, Ketua dan Anggota KPU Mamberamo Raya, serta Sekretaris Bawaslu Hofni Sanyar.
Ketua KPU Mamberamo Raya, Barnabas Dude, menyampaikan bahwa penyerahan logistik ini merupakan bagian dari tahapan pelaksanaan PSU yang telah ditetapkan oleh KPU berdasarkan keputusan MK.
“Menindaklanjuti putusan MK Nomor 304, kami di Papua telah melaksanakan tahapan sesuai jadwal. Hari ini, logistik PSU kami serahkan kepada pihak penyedia untuk didistribusikan ke 122 TPS yang tersebar di 8 distrik,” ujar Barnabas.
Dude menegaskan bahwa distribusi logistik akan dilakukan bertahap, dimulai sejak H-4 hingga H-1 menjelang hari pencoblosan, yakni tanggal 6 Agustus 2025.
“Distribusi logistik PSU dimulai dari tanggal 1 hingga 5 Agustus. Kami berharap proses ini berjalan lancar dan tepat waktu,” tambahnya.
Dalam arahannya, Ketua KPU menekankan pentingnya tanggung jawab penuh dari penyedia logistik, tidak hanya dalam distribusi awal tetapi juga dalam memastikan logistik kembali ke KPU usai pelaksanaan PSU.
“Kami berharap CV. Adi Perkasa Trans bekerja profesional. Tanggung jawab mereka bukan hanya mengantar logistik, tetapi juga memastikan semuanya kembali dengan baik setelah pencoblosan selesai di 122 TPS,” tegas Dude.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung kelancaran proses PSU, termasuk pemerintah daerah, TNI, Polri, serta unsur masyarakat lainnya.
“Kami ucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi. Kolaborasi ini penting untuk memastikan PSU berjalan aman dan demokratis,” ujarnya.
Selain itu, Ketua KPU mengimbau masyarakat agar tidak menjadi golongan putih (golput) dan berpartisipasi aktif pada hari pencoblosan.
“Saya menghimbau kepada masyarakat agar datang ke TPS pada 6 Agustus dan menggunakan hak pilihnya. Suara bapak ibu menentukan masa depan Papua lima tahun ke depan,” tegasnya.
Mewakili Pemerintah Daerah, Sekda Mamberamo Raya, Manogar Sirahit, menyampaikan harapannya agar seluruh penyelenggara, termasuk KPU, Bawaslu, PPD, KPPS, dan PTPS, melaksanakan tugas secara profesional dan berintegritas.
“Kami berharap semua pihak bekerja taat asas, taat aturan, dan disiplin. Kepada TNI dan Polri, kami mohon dukungannya untuk menjaga keamanan selama proses PSU berlangsung,” ucap Manogar.
Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat, termasuk tokoh agama, adat, pemuda, dan masyarakat sipil, untuk berperan aktif menciptakan suasana aman dan kondusif.
“Peran tokoh-tokoh ini sangat penting dalam memberikan pemahaman yang baik kepada masyarakat agar PSU berjalan lancar dan damai,” pungkasnya.
(Redaksi – Harian Terabru Papua)































































































