YAHUKIMO, HarianTerbaruPapua.com – Ratusan masyarakat dari 51 distrik, 517 kampung, dan 12 suku besar di Kabupaten Yahukimo menggelar aksi damai di halaman Mapolres Yahukimo, Kamis (4/9/2025). Aksi ini digelar dengan membawa jenazah Viktor Bernadus Dell, yang diduga menjadi korban penganiayaan oleh oknum anggota Polsek Dekai Kota.
Massa menuntut agar kasus ini segera diusut tuntas dan semua pelaku diproses hukum tanpa ada yang dilindungi.
Perwakilan keluarga korban, Yesaya Bitibalyo, menegaskan bahwa pihak keluarga tidak menuntut kompensasi materi, melainkan hanya meminta keadilan ditegakkan.
“Kami tidak minta uang, kami hanya minta keadilan. Semua pelaku harus dihukum sesuai hukum yang berlaku. Selain itu, kami meminta agar proses pemakaman ditanggung pemerintah daerah dan Polres Yahukimo,” tegasnya dalam orasi.
Menanggapi aksi tersebut, Kapolres Yahukimo AKBP Zet Saalino menyampaikan belasungkawa mendalam kepada keluarga korban. Ia juga mengungkapkan bahwa Kapolsek Dekai Kota telah dinonaktifkan dari jabatannya, sementara proses pemeriksaan terhadap seluruh personel yang bertugas saat kejadian sedang berjalan.
“Kami berkomitmen menindaklanjuti kasus ini secara transparan dan memberikan sanksi tegas sesuai mekanisme di kepolisian. Kami ingin kepercayaan publik terhadap institusi Polri tetap terjaga,” ujar AKBP Zet Saalino.
Kasus kematian Viktor Bernadus Dell menjadi sorotan luas di Yahukimo. Warga berharap penegakan hukum dapat berjalan adil dan transparan, demi menjaga kepercayaan masyarakat terhadap aparat serta menjunjung tinggi prinsip negara hukum.
Usai aksi, jenazah korban dibawa kembali ke rumah duka. Rencananya, pemakaman akan dilaksanakan pada Jumat (05/9/2025) di Tempat Pemakaman Umum Kilometer 6, Dekai, Yahukimo.
(Redaksi – Harian Terbaru Papua)


























































































