JAYAPURA, HarianTerbaruPapua.com – Kepolisian Resor Kota (Polresta) Jayapura Kota mengklarifikasi informasi yang beredar luas di media sosial terkait seorang pasien rumah sakit yang disebut sebagai korban begal di kawasan Hol saat hendak pulang ke Waena. Pihak kepolisian menegaskan kabar tersebut tidak benar alias hoaks.
Kapolresta Jayapura Kota Kombes Pol Fredrickus W. A. Maclarimboen melalui Kasat Reskrim Kompol I Dewa Gede Ditya K mengatakan, pihaknya telah melakukan pengecekan langsung ke sejumlah rumah sakit di wilayah Abepura dan Muara Tami. Hasilnya, tidak ditemukan adanya pasien dengan kasus begal sebagaimana ramai disebut dalam video yang beredar.
“Petugas rumah sakit menyampaikan bahwa sejak kemarin hingga Minggu (5/10/2025), tidak ada korban begal yang ditangani. Bahkan, petugas rumah sakit yang terekam dalam video itu juga tidak dikenal pihak rumah sakit,” ungkap Kompol Dewa, Minggu siang.
Ia menambahkan, hingga saat ini, baik SPKT Polresta maupun Polsek jajaran belum menerima laporan terkait kasus pencurian dengan kekerasan (begal) yang mengakibatkan korban meninggal dunia.
Kompol Dewa pun mengimbau masyarakat untuk lebih bijak dalam menyikapi informasi yang beredar di media sosial. “Jangan mudah terprovokasi isu yang belum jelas sumber kebenarannya. Saring sebelum membagikan informasi agar tidak menimbulkan kepanikan dan keresahan di masyarakat,” tegasnya.
Ia juga meminta masyarakat segera melapor ke layanan call center 110 atau kantor polisi terdekat apabila mengetahui atau mengalami tindak pidana. Sementara itu, pihak kepolisian saat ini masih menelusuri pihak yang pertama kali menyebarkan kabar bohong tersebut.
“Kami akan menyelidiki siapa pemicu atau pelaku penyebar informasi hoaks yang membuat masyarakat resah,” pungkas Kompol Dewa Ditya.
(Redaksi – Harian Terbaru Papua)

























































































