MERAUKE, HarianTerbaruPapua.com – Putusnya layanan internet di wilayah Papua Selatan memicu gelombang kekecewaan warga Merauke. Tanpa akses internet dan media sosial, masyarakat meluapkan keresahan mereka dengan cara unik: menuliskan aspirasi di atas kertas. Coretan penuh ekspresi itu kemudian diabadikan oleh akun Instagram Merauke Photoworks, menampilkan potret estetik sekaligus menyiratkan keresahan publik.


Namun, suasana berbeda terlihat di lapangan. Berdasarkan pantauan Redaksi HarianterbaruPapua.com di Instagram info_kejadian_merauke, Kamis (21/8/2025), ribuan massa menggelar aksi di depan Kantor Telkom Merauke. Awalnya berjalan damai, situasi berubah ricuh ketika sebagian massa membakar ban hingga api membesar. Aparat kepolisian yang berjaga menembakkan gas air mata untuk membubarkan kerumunan, namun bentrokan meluas hingga ke kawasan Jalan Misi.


Dalam insiden tersebut, sejumlah warga dilaporkan mengalami luka ringan akibat terinjak maupun terkena lemparan benda keras. Meski begitu, tuntutan utama masyarakat tetap sama: pemulihan segera layanan internet yang sejak beberapa hari terakhir lumpuh akibat gangguan kabel laut.
Aksi ini menjadi potret nyata betapa pentingnya konektivitas digital bagi masyarakat di daerah 3T, terutama untuk aktivitas ekonomi, pendidikan, hingga komunikasi keluarga.
(Redaksi – Harian Terbaru Papua)
































































































