KEMTUK GRESI, HarianTerbaruPapua.com – Kecelakaan lalu lintas terjadi di Jalan Poros Kampung Yansu, Distrik Kemtuk Gresi, Kabupaten Jayapura, Minggu (27/9/2026) sekitar pukul 10.55 WIT. Peristiwa tersebut melibatkan sepeda motor Yamaha Vixion warna biru tanpa Tanda Nomor Kendaraan Bermotor (TNKB) dengan seorang pejalan kaki.
Dalam kecelakaan tersebut, seorang anak perempuan berinisial GW (5), warga Kampung Yansu, meninggal dunia setelah tertabrak sepeda motor saat hendak menyeberangi jalan.
Kapolres Jayapura AKBP Dionisius VDP Helan, melalui Kasat Lantas Polres Jayapura AKP Robertus Rengil menjelaskan, kecelakaan bermula saat sepeda motor Yamaha Vixion yang dikendarai IU (37) melaju dari arah Kampung Yansu menuju Kampung Sawoi. Saat tiba di lokasi kejadian, pengendara diduga melaju dengan kecepatan tinggi dan kemudian menabrak korban yang sedang menyeberang jalan.
“Akibat kecelakaan tersebut, korban mengalami luka dan berdasarkan informasi dari petugas medis Puskesmas Sawoi, korban dinyatakan meninggal dunia,” jelas Kasat Lantas Polres Jayapura.
Sementara pengendara sepeda motor mengalami luka lecet pada tangan kanan dan kiri. Sepeda motor yang dikendarainya juga mengalami kerusakan pada bagian lampu depan.
Dari hasil keterangan awal, pengendara sepeda motor diduga dalam pengaruh minuman keras saat mengendarai kendaraannya. Namun, hal tersebut masih menjadi bagian dari proses penanganan dan penyelidikan lebih lanjut oleh pihak kepolisian.
Petugas Satlantas Polres Jayapura telah melakukan penanganan awal di lokasi kejadian serta mengumpulkan keterangan dari saksi untuk mengetahui secara pasti penyebab dan kronologi kecelakaan.
Kasat Lantas Polres Jayapura mengimbau seluruh pengguna jalan agar selalu mengutamakan keselamatan, tidak mengemudikan kendaraan dalam kondisi dipengaruhi minuman keras, serta memperhatikan kecepatan dan kondisi lingkungan sekitar.
“Kami mengingatkan masyarakat untuk selalu berhati-hati saat berkendara, mengendalikan kecepatan dan tidak mengemudikan kendaraan apabila dalam kondisi tidak memungkinkan, karena keselamatan merupakan hal yang utama,” pungkasnya. (Cornelia)




























































































