JAYAPURA, HarianTerbaruPapua.com – Belajar pajak kini semakin mudah diakses oleh Komunitas Tuli di Jayapura. Melalui kegiatan Pajak Berisyarat 2026, Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak Papua, Papua Barat, dan Maluku (Kanwil DJP Papabrama) menghadirkan edukasi perpajakan dengan dukungan juru bahasa isyarat. Kegiatan ini membuka kesempatan bagi peserta untuk memahami hak dan kewajiban perpajakan, mengenal layanan digital Coretax DJP, sekaligus memperoleh pengetahuan yang bermanfaat bagi pengembangan usaha.
Kegiatan yang diselenggarakan bersama Komunitas Tuli Jayapura di Aula Kanwil DJP Papabrama pada Rabu (28/10/2026) tersebut mengusung tema “Setara Berkarya, Berbakti Membangun Negeri.” Melalui kegiatan ini, DJP berupaya memastikan bahwa perbedaan cara berkomunikasi tidak menjadi penghalang bagi masyarakat untuk memperoleh informasi dan layanan perpajakan.
Kepala Kanwil DJP Papua, Papua Barat, dan Maluku, Ani Natalia, menyampaikan bahwa pelayanan publik harus mampu menjangkau seluruh lapisan masyarakat, termasuk mereka yang membutuhkan pendekatan komunikasi berbeda.
“Setiap warga negara memiliki hak yang sama untuk memperoleh pelayanan publik. Perbedaan cara berkomunikasi tidak boleh menjadi penghalang untuk mendapatkan informasi, memahami hak dan kewajiban perpajakan, maupun mengembangkan usaha. Melalui Pajak Berisyarat, kami ingin memastikan bahwa layanan perpajakan semakin mudah diakses oleh semua orang,” ujar Ani.
Dalam kegiatan ini, peserta mendapatkan edukasi mengenai perpajakan bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), serta pengenalan dan praktik penggunaan Coretax DJP. Penyampaian materi didukung media visual, sesi tanya jawab, dan dua juru bahasa isyarat, Miftahul Jannah Harwan dan Ricky Korneles Koibur.
Selain memberikan pemahaman perpajakan, kegiatan ini juga menjadi ruang dialog antara DJP dan Komunitas Tuli Jayapura untuk berbagi pengalaman, menyampaikan kebutuhan, serta membangun komunikasi yang lebih terbuka mengenai akses pelayanan perpajakan.
Ketua Komunitas Tuli Jayapura, Stephani Chrisma Lydia Woen, menyampaikan apresiasi atas penyelenggaraan kegiatan Pajak Berisyarat 2026 yang memberikan kesempatan bagi Teman Tuli untuk memperoleh pengetahuan perpajakan dan pengembangan usaha.
“Saya senang akhirnya dapat mengikuti kegiatan Pajak Berisyarat untuk pertama kalinya. Teman Tuli bisa belajar mengenai usaha UMKM dan merasa lebih dilibatkan dalam pelayanan publik yang inklusif. Semoga kegiatan ini terus dilaksanakan agar pelayanan perpajakan semakin mudah diakses dan dipahami melalui bahasa isyarat. Kami juga berharap petugas pajak dapat mempelajari bahasa isyarat agar bisa berkomunikasi secara langsung dengan Teman Tuli,” ujar Stephani.
Pajak Berisyarat merupakan bagian dari program Business Development Services (BDS) DJP, yang bertujuan meningkatkan pengetahuan perpajakan sekaligus mendukung pemberdayaan dan pengembangan UMKM.
Ani menegaskan bahwa kesempatan untuk mengembangkan usaha dan mencapai kemandirian ekonomi merupakan hak seluruh masyarakat.
“Teman-teman Komunitas Tuli memiliki kesempatan yang sama untuk berkarya, meningkatkan keterampilan, mengembangkan usaha, dan berkontribusi bagi perekonomian. Kami berharap kegiatan ini tidak hanya memberikan pengetahuan perpajakan, tetapi juga menumbuhkan kepercayaan diri dan semangat untuk terus berkembang,” tambah Ani.
Penyelenggaraan Pajak Berisyarat yang bertepatan dengan peringatan Hari Sumpah Pemuda menjadi momentum untuk memperkuat semangat persatuan, menghargai keberagaman, dan memberikan kesempatan yang setara kepada seluruh masyarakat untuk berkarya serta berkontribusi bagi Indonesia.
Melalui kegiatan ini, Kanwil DJP Papabrama menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan perpajakan yang inklusif, profesional, dan mudah diakses oleh seluruh lapisan masyarakat.
Karena pelayanan publik yang baik bukan hanya tentang menyediakan layanan, tetapi juga memastikan setiap warga negara memiliki kesempatan yang sama untuk memperoleh manfaatnya. (Rilis)





























































































