MERAUKE, HarianTerbaruPapua.com – Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Merauke berhasil mengamankan seorang pria berinisial AB (37) yang diduga melakukan praktik penjualan minuman keras (miras) lokal jenis sopi di kawasan Pasar Baru, Jalan Marthadinata, Kabupaten Merauke.
Penggerebekan dilakukan pada Sabtu malam hingga Minggu dini hari, 6-7 September 2025, sekitar pukul 23.00 WIT hingga 00.30 WIT, berdasarkan laporan masyarakat yang resah dengan aktivitas ilegal tersebut.
Kasat Resnarkoba Polres Merauke, Ipda Daniel Z. Rumpaidus, menjelaskan bahwa operasi ini dilaksanakan sesuai Surat Perintah Tugas dan Penyelidikan, dengan landasan hukum sejumlah peraturan terkait Narkotika, Psikotropika, Kesehatan, serta Pangan.
“Satresnarkoba Polres Merauke akan terus melakukan penertiban terhadap aktivitas penjualan dan produksi minuman keras lokal yang melanggar hukum. Ini bagian dari upaya cipta kondisi demi menjaga situasi Kamtibmas tetap aman dan kondusif,” tegas Ipda Daniel.
Sekitar pukul 23.10 WIT, tim opsnal Satresnarkoba tiba di lokasi dan melakukan pengintaian di sekitar rumah pelaku. Hanya berselang 10 menit, petugas mendapati AB tengah melakukan transaksi jual beli sopi.
Petugas segera melakukan penyergapan serta penggeledahan di rumah pelaku. Meski awalnya tidak ditemukan barang bukti, pemeriksaan lanjutan di sekitar pekarangan membuahkan hasil: puluhan botol berisi sopi yang disembunyikan di semak-semak berhasil diamankan.
Dari lokasi kejadian, polisi menyita sejumlah barang bukti, di antaranya:
- 12 botol Aqua ukuran 600 ml berisi sopi
- 1 botol Aqlaa 600 ml berisi sopi
- 1 botol Le Mineral 600 ml berisi sopi
- 1 buah karung ukuran 50 kg
- 1 galon Le Mineral berisi sopi
- 1 buah tas kecil
- Uang tunai Rp709.000 dari hasil penjualan
Selain itu, dua warga setempat bernama Elias dan Frans turut dimintai keterangan sebagai saksi.
Pelaku AB, yang diketahui berdomisili di Jalan Pemuda, Kelurahan Kamundu, Kecamatan Merauke, langsung digelandang ke Mako Polres Merauke bersama barang bukti untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.
Operasi berlangsung aman dan kondusif tanpa adanya perlawanan dari pelaku.
(Redaksi – Harian Terbaru Papua)


























































































