MIMIKA, HarianTerbaruPapua.com — Upaya penyelundupan minuman keras (miras) lokal jenis sopi ke wilayah Kabupaten Mimika berhasil digagalkan oleh jajaran Polsek Kawasan Pelabuhan Pomako. Pengungkapan ini terjadi saat petugas melakukan pemeriksaan rutin terhadap kapal penumpang KM. Tatamailau yang bersandar di Dermaga Pelabuhan Besar Pomako, Minggu (03/8/2025).
Pemeriksaan dipimpin langsung oleh Kanit Samapta Ipda Syailendra bersama delapan personel Polsek, serta didukung unsur gabungan dari Sat Polairud Polres Mimika, TNI AL, Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KPLP), serta Badan Karantina Indonesia.
Dalam pemeriksaan barang bawaan penumpang, petugas berhasil menemukan total 16 liter miras lokal jenis sopi. Minuman tersebut dikemas dalam 13 botol ukuran 600 ml dan 14 bungkus plastik bening berukuran serupa. Diduga kuat, miras tersebut hendak diedarkan secara ilegal di wilayah Mimika.
“Kami melaksanakan pengamanan dan pemeriksaan secara ketat terhadap setiap kapal yang masuk ke pelabuhan. Miras ilegal seperti sopi ini merupakan salah satu pemicu utama tindak kriminal, sehingga perlu dicegah sebelum beredar di masyarakat,” ungkap Kapolsek Kawasan Pelabuhan Pomako, Iptu Frits Gerald Nanlohi.
Setelah pemeriksaan selesai dan dipastikan tidak ada barang ilegal lainnya, KM. Tatamailau melanjutkan pelayarannya menuju Pelabuhan Kabupaten Asmat dalam situasi aman dan tertib.
Kapolsek Pomako juga menegaskan bahwa razia dan pemeriksaan rutin akan terus dilakukan secara berkala, terutama menjelang momen-momen penting seperti Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia dan Pemungutan Suara Ulang (PSU) Pilkada Papua.
“Langkah ini adalah bentuk komitmen kami dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. Kami juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menolak peredaran miras ilegal. Keamanan lingkungan adalah tanggung jawab kita bersama,” tegas Iptu Frits.
Barang bukti sopi hasil penyitaan saat ini telah diamankan di Mapolsek untuk dimusnahkan sesuai prosedur hukum yang berlaku.
(Redaksi – Harian Terbaru Papua)
































































































