MAMBERAMO TENGAH, HarianTerbaruPapua.com – Wakil Bupati Mamberamo Tengah, Itaman Thago, menyampaikan peringatan tegas kepada guru dan aparatur sipil negara (ASN) yang tidak menjalankan tugas, dalam apel bersama ASN di halaman Kantor Bupati Mamberamo Tengah, Senin pagi (14/07/2025).
Dalam arahannya, Wabup menyebut masih banyak guru yang sejak diangkat hingga saat ini tidak pernah datang mengajar. Ia meminta agar data-data lengkap guru-guru tersebut segera disiapkan oleh Dinas Pendidikan dan diserahkan ke Sekretaris Daerah (Sekda).
“Dari guru-guru yang diangkat, hingga detik ini tidak pernah turun mengajar. Tolong siapkan data-data mereka, lalu serahkan ke Sekda. Nanti beliau panggil satu per satu. Kalau tidak diindahkan juga, apa boleh buat—kami akan beri sanksi,” tegas Itaman Thago.
Ia juga menyoroti keberadaan sejumlah pegawai yang tidak masuk kerja selama lima tahun atau lebih. Kepada Kepala Dinas terkait, ia meminta nama-nama ASN tersebut dicatat dan dilaporkan ke Sekda untuk dipanggil secara resmi.
“Kalau mereka datang, kita bersyukur. Tapi kalau masih abaikan panggilan, maka pemerintah akan ambil alih. Kita tidak main-main lagi. Tolong catat nama-namanya dan serahkan ke Sekda,” ujarnya.
Wabup Itaman secara khusus menyoroti sejumlah SD yang dinilai tidak berjalan maksimal, terutama di wilayah-wilayah ujung, seperti SD Homasan, SD Widangko, SD Asbol, SD Yelonggolo, SD Pugap, dan SD Dogoba. Meski ia mengapresiasi sejumlah SMP yang masih berjalan baik, namun ia meminta perhatian ekstra untuk SD.
“Tolong lihat SD-SD itu. Ada guru yang sejak diangkat tidak pernah masuk, ini harus didata. Termasuk SD yang dekat-dekat, ada satu dua guru aktif, tapi yang lainnya belum pernah masuk sama sekali,” ungkapnya.
Ia menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Mamberamo Tengah kini akan fokus besar pada sektor pendidikan. Karena itu, pembiaran terhadap guru dan ASN yang tidak disiplin tidak akan lagi ditoleransi.
“Kita titik beratkan pada pendidikan. Jangan dibiarkan seolah-olah ini hal biasa. Pemerintah sudah gaji dan kasih insentif, masa mereka makan begitu saja sementara yang lain berjuang? Ini hanya saya titip sebagai pesan agar kita mendata mereka,” pungkasnya.
Apel bersama ini menjadi penanda kuat bahwa Pemerintah Kabupaten Mamberamo Tengah akan lebih tegas dalam menegakkan kedisiplinan, khususnya dalam upaya memperkuat SDM dan kualitas pendidikan di wilayah pegunungan Papua.
(Redaksi – Harian Terbaru Papua)

































































































