PUNCAK, HarianTerbaruPapua.com – Aksi kemanusiaan dilakukan oleh para kader Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Kabupaten Puncak dengan membantu para pengungsi yang terdampak konflik keamanan di Distrik Ilaga dan Gome, Kabupaten Puncak. Dipimpin langsung oleh Ketua TP-PKK Sujatinah Elvis Tabuni, para ibu-ibu ini bahu membahu memasak dan menyalurkan makanan jadi kepada ribuan pengungsi.
Dapur umum didirikan di kediaman Bupati Puncak di Distrik Gome. Dari dapur ini, makanan kemudian dibagikan ke tujuh titik lokasi pengungsian.
“Kita sengaja mengerahkan ibu-ibu PKK di dapur rumah dinas Bupati, kami masak lalu langsung antar ke pengungsi, supaya mereka tidak perlu repot memasak sendiri,” kata Sujatinah saat menyalurkan bantuan.
Diketahui, saat ini jumlah pengungsi di wilayah tersebut mencapai sekitar 13 ribu jiwa. Mereka tersebar di tujuh titik pengungsian, antara lain:
- Dua titik di Kampung Yenggerenok, Distrik Gome
- Satu titik di Distrik Gome dari warga Gome Utara
- Tiga titik di Distrik Ilaga dari pengungsi Gome Utara
- Satu titik di Distrik Ilaga dari pengungsi Distrik Omukia
Sujatinah mengungkapkan bahwa kegiatan ini merupakan inisiatif pribadi sebagai bentuk kepedulian terhadap para pengungsi, khususnya anak-anak dan ibu-ibu yang mengalami trauma akibat konflik.
“Besok kami juga akan menyalurkan bantuan tambahan berupa selimut, pakaian, popok untuk balita, bahan makanan, serta paket obat-obatan. Harapannya mereka tetap sehat di tempat pengungsian,” tambahnya.
Dalam pertemuan dengan para pengungsi, Sujatinah menerima banyak masukan dan curahan hati dari warga. Para pengungsi berharap konflik segera berakhir agar mereka bisa kembali ke kampung halaman dan hidup normal kembali.
“Saya sedih sekali lihat mereka, terutama mama-mama dan anak-anak. Mereka minta supaya situasi cepat aman, supaya bisa kembali berkebun dan hidup tanpa rasa takut,” ujarnya haru. (Redaksi)

































































































