ILAGA, HarianTerbaruPapua.com – Situasi keamanan di Ilaga, Kabupaten Puncak, Papua Tengah, dilaporkan masih belum kondusif setelah sejumlah fasilitas pemerintahan menjadi sasaran pembakaran dan perusakan.
Peristiwa tersebut terjadi pada, Selasa (11/8/2026) Sore dan berdampak pada sejumlah kantor pemerintahan di lingkungan pusat pemerintahan Kabupaten Puncak.
Berdasarkan data sementara yang diterima, terdapat tiga kantor yang dilaporkan terbakar hingga habis, yakni Kantor Dinas Kesehatan, Kantor Gudang BNPB, dan Kantor DPRK.
Sementara itu, sejumlah kantor lainnya mengalami kebakaran sebagian. Di antaranya Kantor PMK, Kantor Dinas Sosial, Kantor Bupati dan Wakil Bupati, Kantor Sekretariat Daerah, Kantor Keuangan, Kantor Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, serta Kantor BKD.
Selain pembakaran, terdapat pula sejumlah fasilitas pemerintahan yang dilaporkan mengalami kerusakan. Tiga di antaranya yakni Kantor Diskominfo, Kantor Kesbangpol, dan Kantor Inspektorat.
Ketegangan yang terjadi disebut berkaitan dengan persoalan penyaluran Dana Desa bagi 25 distrik dan 206 kampung. Masyarakat mempertanyakan dana yang disebut dijanjikan sebesar Rp130 juta untuk setiap kampung, namun hingga kini belum diterima.
Kondisi tersebut kemudian memicu keresahan dan tuntutan masyarakat agar pemerintah memberikan kejelasan mengenai mekanisme serta realisasi penyaluran dana tersebut.
Hingga laporan ini disusun, situasi di sekitar pusat pemerintahan Ilaga masih dilaporkan tegang. Belum ada keterangan resmi lebih lanjut mengenai kronologi lengkap kejadian, jumlah kerugian maupun kemungkinan adanya korban dalam peristiwa tersebut.
Pihak berwenang masih diharapkan memberikan penjelasan resmi untuk memastikan kondisi keamanan sekaligus mengungkap penyebab dan rangkaian peristiwa yang menyebabkan sejumlah fasilitas pemerintahan rusak dan terbakar.
Perkembangan situasi di Ilaga masih terus dipantau. (Cornelia)























































































