JAYAPURA, HarianTerbaruPapua.com – Seorang pemuda bernama Firman (22) ditemukan meninggal dunia setelah terjatuh ke perairan di kawasan Jembatan Merah, Kota Jayapura, Papua, Selasa (14/7/2026) dini hari. Korban diduga terpeleset saat berjalan menuju lokasi memancing, sehingga kehilangan keseimbangan dan jatuh ke laut.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Jayapura menjelaskan, laporan kejadian diterima sekitar pukul 03.00 WIT dari Hugo Oppue. Berdasarkan informasi yang diterima, insiden bermula sekitar pukul 00.35 WIT ketika korban hendak menuju titik memancing di Jembatan Merah.
“Korban diduga terpeleset saat berjalan menuju lokasi memancing. Akibatnya korban kehilangan keseimbangan dan terjatuh ke perairan di bawah jembatan,” jelasnya.
Warga yang berada di sekitar lokasi sempat berupaya memberikan pertolongan dan melakukan pencarian secara mandiri. Namun, korban tidak berhasil ditemukan sehingga kejadian tersebut dilaporkan kepada Kantor Pencarian dan Pertolongan Jayapura.
Menindaklanjuti laporan tersebut, Tim Rescue KN 205 di bawah pimpinan Nahkoda KN 205, Jumriani, langsung berkoordinasi dengan keluarga korban dan Polsek Dok VIII Kota Jayapura sebelum menggelar briefing operasi serta menyiapkan peralatan.
Pada pukul 03.10 WIT, enam personel SAR diberangkatkan dari Dermaga SAR Jayapura menggunakan satu unit Rigid Inflatable Boat (RIB) menuju lokasi kejadian.
Setibanya di lokasi, Tim SAR Gabungan segera melakukan asesmen dan penyisiran di sekitar lokasi dengan radius sekitar 0,5 kilometer.
Upaya pencarian membuahkan hasil pada pukul 05.37 WIT. Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia sekitar 10 meter dari lokasi terjatuh.
Jenazah kemudian dievakuasi ke darat dan diserahkan kepada pihak keluarga. Setelah seluruh rangkaian evakuasi selesai, Tim SAR Gabungan melaksanakan debriefing pada pukul 07.00 WIT dan Operasi SAR resmi dinyatakan ditutup.
Operasi pencarian melibatkan Kantor Pencarian dan Pertolongan Jayapura, Polsek Dok VIII Kota Jayapura, Polairud Polda Papua, keluarga korban, serta masyarakat setempat. Selama operasi berlangsung, kondisi cuaca dilaporkan cerah sehingga mendukung proses pencarian.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Jayapura mengapresiasi kerja sama seluruh unsur SAR Gabungan yang terlibat dalam operasi tersebut. Ia juga mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati saat beraktivitas di kawasan perairan, terutama pada malam hingga dini hari.
“Keselamatan harus menjadi prioritas utama. Kami mengimbau masyarakat untuk selalu berhati-hati saat memancing atau beraktivitas di sekitar perairan guna menghindari kecelakaan serupa,” ujarnya. (Cornelia)


























































































