SENTANI, HarianTerbaruPapua.com – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-130 Kodim 1701/Jayapura di Kampung Sabron Sari, Distrik Sentani Barat, Kabupaten Jayapura, tidak hanya berfokus pada pembangunan infrastruktur, tetapi juga mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui penyediaan air bersih dan penguatan ketahanan pangan.
Pada Senin (26/10/2026), Satgas TMMD mulai mengerjakan revitalisasi bak penampungan air bersih di Kampung Sabron Sari. Tahap awal pekerjaan dilakukan melalui pembongkaran bagian bak yang perlu diperbaiki, dilanjutkan dengan pengerjaan yang memperhatikan kualitas konstruksi agar sarana tersebut dapat kembali berfungsi secara optimal.
Pengerjaan melibatkan personel TNI bersama masyarakat setempat. Semangat gotong royong menjadi bagian penting dalam pelaksanaan program, sekaligus memperkuat keterlibatan warga dalam pembangunan di kampung mereka.
Sejumlah personel, termasuk Pelda Hari Puji dan Letda Abner, turut terlibat dalam pelaksanaan serta pendampingan pekerjaan revitalisasi tersebut.
Perbaikan fasilitas air bersih diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat. Namun, manfaat program ini nantinya akan sangat ditentukan oleh kualitas hasil pekerjaan, keberfungsian sarana, serta pemeliharaan secara berkelanjutan setelah pembangunan selesai.
Selain pembangunan infrastruktur, Satgas TMMD ke-130 Kodim 1701/Jayapura bersama Pemerintah Kabupaten Jayapura juga melaksanakan penanaman jagung di Kampung Sabron Sari.
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya mendorong kemandirian pangan masyarakat melalui pemanfaatan lahan pertanian produktif. Program ini melibatkan unsur TNI, pemerintah daerah, koperasi, dan warga setempat.
Salah satu lahan yang menjadi titik awal pengembangan pertanian tersebut merupakan lahan seluas satu hektare milik Merlin Telenggen. Lahan ini diharapkan menjadi awal bagi pengembangan usaha pertanian masyarakat di wilayah Sentani Barat.
Pengembangan lahan pertanian hingga mencapai sepuluh hektare turut menjadi rencana yang didorong melalui program tersebut. Untuk mendukung keberhasilannya, pendampingan Babinsa direncanakan berlangsung mulai dari proses penanaman hingga masa panen.
Pendampingan ini diharapkan tidak berhenti pada kegiatan penanaman semata, tetapi juga membantu petani menjaga keberlanjutan produksi dan mengembangkan usaha pertanian secara bertahap.
Bupati Jayapura juga menyoroti pentingnya akses pemasaran bagi petani. Sebab, peningkatan produksi perlu diimbangi dengan kepastian pasar agar hasil panen memberikan nilai ekonomi dan manfaat nyata bagi masyarakat.
Dalam rangka memastikan pelaksanaan program berjalan sesuai kebutuhan masyarakat, Dansatgas TMMD ke-130 bersama Bupati Jayapura meninjau langsung sejumlah kegiatan pembangunan di Kampung Sabron Sari.
Peninjauan tersebut mencakup perkembangan pekerjaan fisik serta program pemberdayaan masyarakat, termasuk perbaikan rumah tidak layak huni (RTLH), revitalisasi sarana air bersih, dan pengembangan lahan pertanian.
Kunjungan lapangan juga menjadi kesempatan bagi Dansatgas dan pemerintah daerah untuk berdialog dengan warga serta menyerap aspirasi terkait kebutuhan pembangunan di kampung tersebut.
Sinergi antara TNI dan Pemerintah Kabupaten Jayapura menjadi salah satu faktor penting dalam pelaksanaan TMMD. Dukungan pemerintah daerah, keterlibatan masyarakat, dan koordinasi antarpihak diharapkan dapat memastikan program yang dilaksanakan sesuai dengan kebutuhan di lapangan.
Program TMMD ke-130 di Sabron Sari dengan demikian mencakup dua aspek yang saling berkaitan, yakni pembangunan sarana dasar dan penguatan ekonomi masyarakat melalui sektor pertanian.
Keberhasilan program ini tidak hanya diukur dari selesainya pekerjaan fisik atau terlaksananya penanaman, tetapi juga dari sejauh mana fasilitas yang dibangun dapat dimanfaatkan dan kegiatan pertanian mampu memberikan hasil berkelanjutan bagi warga.
Melalui revitalisasi air bersih, pembangunan rumah layak huni, serta pendampingan pertanian, TMMD ke-130 Kodim 1701/Jayapura diharapkan dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Kampung Sabron Sari sekaligus memperkuat semangat gotong royong dalam pembangunan wilayah. (Cornelia)
































































































