JAYAPURA, HarianTerbaruPapua.com – Bertepatan dengan momentum Hari Sumpah Pemuda, Colo Sagu akan menggelar forum diskusi Bincang Sagu, Rabu (28/10/2026) pukul 16.00 WIT di Hamadi Creative Space, Jayapura.
Kegiatan Bincang Sagu “Pemuda Makan Puji” ini diselenggarakan oleh Polresta Jayapura Kota berkolaborasi dengan Pemda Kota Jayapura, INSS (Intelligence & National Security Studies), serta didukung oleh Telkomsel, Robongholo, dan Colo Sagu.
Keterlibatan Polresta Jayapura Kota dalam acara ini sekaligus menggaungkan slogan baru “Polisi Bersama Masyarakat”, sebagai wujud nyata sinergi, kedekatan, dan kolaborasi harmonis antara aparat keamanan dengan generasi muda serta warga dalam membangun daerah.
Mengusung tema “Patriotik, Gigih, Berempati: Pemuda untuk Indonesia”, acara ini menjadi ruang dialog terbuka bagi generasi muda Papua untuk berbagi ide, memperkuat nasionalisme, dan mendorong kolaborasi dalam pembangunan bangsa.
CEO Colo Sagu Michael John Yarisetouw, mengatakan bahwa Bincang Sagu merupakan wujud nyata perayaan Sumpah Pemuda masa kini. Nilai “Satu Nusa, Satu Bangsa” diterjemahkan lewat semangat patriotik: mencintai tanah air dimulai dari merawat identitas lokal. Sagu diangkat sebagai simbol ketahanan dan kebanggaan Papua untuk Indonesia.
Nilai “Satu Bahasa” dimaknai sebagai keberanian untuk gigih bersuara dan berdiskusi. Melalui forum ini, pemuda Papua didorong agar tidak minder menyuarakan gagasan dalam bingkai persatuan. Sementara “Berempati” menjadi cerminan dari “Bertumpah Darah yang Satu” peka terhadap masalah sosial di sekitar dan bergerak dalam aksi kolaboratif.
“Narasumber yang kami hadirkan berasal dari berbagai bidang dan memiliki potensi serta semangat kuat untuk berkarya,” ujar Michael John Yarisetouw menjelang pelaksanaan acara.
Ia menegaskan pentingnya ruang dialog seperti Bincang Sagu. “Bincang Sagu bukan sekadar diskusi.
Ini panggung bagi pemuda Papua untuk menyuarakan gagasan, memperkuat identitas, dan menunjukkan bahwa kita siap menjadi bagian dari solusi untuk Indonesia,” kata Michael, Selasa (27/10/2026) pagi.
Ia menambahkan, “Sumpah Pemuda 1928 menyatukan perbedaan. Bincang Sagu 2026 melanjutkan semangat itu. Sagu adalah simbol ketahanan. Dari nilai itu, kami ingin pemuda Papua tumbuh dengan semangat patriotik, tidak mudah menyerah, dan memiliki empati dalam kolaborasi. Pemuda Papua harus jadi motor perubahan, bukan penonton.”
Bincang Sagu terbuka untuk umum dan tidak dipungut biaya. Didukung oleh Polresta Kota Jayapura, Pemkot Jayapura, Polda Papua, Telkomsel, Colo Sagu, dan mitra lokal lainnya, kegiatan ini diharapkan menjadi agenda rutin pemberdayaan pemuda di Tanah Papua.
Kehadiran Polresta Kota Jayapura dalam ruang dialog positif ini juga semakin mengukuhkan komitmen Polresta Jayapura Kota melalui slogan barunya, “Polisi Bersama Masyarakat”, yang menekankan bahwa keamanan, ketertiban, dan kemajuan daerah adalah tanggung jawab dan kebanggaan yang diemban secara bersama-sama. “Kami percaya, perubahan besar dimulai dari diskusi kecil yang jujur. Dari Jayapura, kita bicara untuk Indonesia,” tutup Michael. (Cornelia)
































































































