SENTANI, HarianTerbaruPapua.com – Ketua Umum DPP Partai Amanat Nasional (PAN) yang juga Menteri Koordinator Bidang Pangan Republik Indonesia, Zulkifli Hasan, resmi melantik jajaran pengurus Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) dan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PAN se-Tanah Papua periode 2024–2029. Pelantikan yang dipusatkan di Kabupaten Jayapura ini dihadiri pengurus PAN dari enam provinsi di Tanah Papua dan menjadi momentum konsolidasi partai menuju Pemilu 2029.
Dalam sambutannya, Zulkifli Hasan menekankan pentingnya membangun kekuatan politik Papua melalui kaderisasi yang serius. Ia meminta seluruh pengurus PAN di Tanah Papua mulai menyiapkan kader-kader terbaik agar mampu bersaing pada Pemilu Legislatif 2029 dan memperjuangkan aspirasi masyarakat Papua di tingkat nasional.
“Saya minta seluruh pengurus menyiapkan kader-kader terbaik di Papua agar nantinya semakin banyak orang asli Papua yang duduk di DPR RI. Mereka harus menjadi penyambung suara masyarakat Papua di tingkat pusat,” tegas Zulkifli, Selasa (14/7/2026).
Menurutnya, PAN merupakan partai yang terbuka bagi seluruh lapisan masyarakat tanpa membedakan latar belakang suku, agama, maupun golongan. Karena itu, setiap kader yang memiliki kapasitas dan komitmen akan mendapat kesempatan untuk berkembang hingga ke tingkat nasional.
Selain memperkuat organisasi partai, Zulkifli juga memaparkan program strategis pemerintah di sektor pangan. Ia menegaskan Proyek Strategis Nasional (PSN) di Kabupaten Merauke akan menjadi fondasi kemandirian pangan dan energi di Papua.
Pemerintah, kata dia, tengah menyiapkan pembangunan sekitar satu juta hektare lahan sawah yang akan menjadikan Merauke sebagai salah satu sentra produksi beras terbesar di Indonesia. Bersamaan dengan itu, pemerintah juga akan membangun industri biodiesel B50 untuk mendukung ketahanan energi nasional.
“Kita ingin Merauke menjadi lumbung pangan sekaligus pusat energi terbarukan. Jika program ini berhasil, Papua bukan hanya mampu memenuhi kebutuhan beras, ikan, dan energi sendiri, tetapi juga menjadi pemasok bagi Maluku, Maluku Utara, dan kawasan Indonesia Timur,” jelasnya.
Sementara itu, Ketua DPW PAN Provinsi Papua yang juga Wakil Bupati Jayapura, Haris R. Yocku, menjelaskan pelantikan tersebut semula dijadwalkan berlangsung pada 18 Juli 2026. Namun, jadwal dimajukan untuk menyesuaikan agenda kunjungan kerja Ketua Umum PAN ke Papua.

“Puji Tuhan seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan baik. Pengurus dari enam provinsi di Tanah Papua hadir bersama perwakilan DPD kabupaten dan kota sebagai bukti soliditas PAN di Papua,” ujar Haris.
Ia mengungkapkan, arahan utama Ketua Umum PAN adalah memperkuat kaderisasi sejak dini agar pada Pemilu 2029 semakin banyak putra-putri Papua yang berhasil menembus parlemen nasional.
Bahkan, PAN Papua memasang target ambisius dengan mendorong setiap provinsi di Tanah Papua mengirimkan satu wakil ke DPR RI.
“Kalau ada enam provinsi di Tanah Papua, maka target kami adalah enam kursi DPR RI. Memang tidak mudah, tetapi dengan kerja keras, persatuan, dan dukungan seluruh kader, kami optimistis target itu bisa diwujudkan,” katanya.
Haris juga mengajak seluruh kader menjaga kekompakan dan mengesampingkan perbedaan demi membesarkan PAN sebagai rumah bersama bagi seluruh masyarakat Papua.
“PAN adalah partai milik semua. Tidak ada sekat suku, agama, maupun golongan. Siapa pun yang ingin berjuang untuk masyarakat dan bangsa memiliki tempat di PAN,” tegasnya.
Menurut Haris, pelantikan tersebut menjadi penanda berakhirnya seluruh tahapan pembentukan kepengurusan PAN periode 2024–2029 yang telah berlangsung sejak tahun lalu. Dengan telah dilantiknya seluruh pengurus, mesin partai kini siap bergerak penuh menghadapi agenda politik dan kerja-kerja pelayanan kepada masyarakat hingga Pemilu 2029. (Cornelia)

























































































