JAYAPURA, HarianTerbaruPapua.com – Panitia Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) XXXI Tingkat Provinsi Papua memastikan seluruh tahapan pendaftaran peserta berjalan lancar. Hingga berakhirnya masa pendaftaran ulang pada 14 Juli 2026, sebanyak 168 peserta dari kabupaten dan kota di Provinsi Papua resmi terdaftar untuk mengikuti berbagai cabang perlombaan pada MTQ XXXI Tingkat Provinsi Papua di Kabupaten Jayapura.
Koordinator Bidang Musabaqah MTQ XXXI Tingkat Provinsi Papua, Alwi Tianlean, menjelaskan Selasa (14/7/2026) di Aula Kantor Bupati Jayapura, proses pendaftaran peserta telah dimulai sejak 5 Juli 2026. Tahapan tersebut dilanjutkan dengan verifikasi administrasi pada 10 Juli, pemberian kesempatan perbaikan berkas pada 11 Juli, kemudian pendaftaran ulang dilaksanakan pada 13–14 Juli.
“Pada saat verifikasi memang masih ditemukan beberapa kekurangan berkas administrasi. Namun, setelah diberikan kesempatan melakukan perbaikan, proses pendaftaran ulang dapat berlangsung dengan baik,” kata Alwi.
Meski demikian, Alwi mengakui masih terdapat sejumlah kendala di daerah, terutama berkaitan dengan keterbatasan anggaran untuk pembinaan dan pemberangkatan kafilah. Bahkan, terdapat satu kabupaten yang belum dapat mengikuti MTQ tahun ini karena persoalan pendanaan.
“Kami memahami berbagai tantangan yang dihadapi daerah. Namun kami mengapresiasi semangat seluruh kafilah yang tetap hadir mengikuti MTQ. Kami berharap keterbatasan yang ada tidak mengurangi semangat peserta untuk menampilkan kemampuan terbaik dalam syiar Al-Qur’an,” ujarnya.
Sementara itu, Nugroho, anggota Bidang Musabaqah yang menangani aspek teknis pendaftaran peserta, menyampaikan bahwa hingga penutupan pendaftaran ulang tercatat 168 peserta yang akan berlaga pada berbagai cabang musabaqah.
“Pendaftaran berjalan dengan lancar. Pada tahun ketiga penggunaan aplikasi e-MTQ, kesalahan administrasi sudah tidak terlalu banyak. Umumnya hanya satu atau dua berkas yang perlu diperbaiki, seperti foto dan dokumen pendukung lainnya,” jelas Nugroho.
E-MTQ, imbuhnya, merupakan aplikasi resmi yang dikembangkan Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Kementerian Agama RI. Penggunaan sistem tersebut mempermudah proses verifikasi sehingga kesalahan administrasi yang ditemukan relatif sedikit.
Nugroho merinci, peserta akan mengikuti berbagai cabang perlombaan, yaitu Tartil Al-Qur’an sebanyak 13 peserta, Tilawah Al-Qur’an kategori anak, remaja, dan dewasa sebanyak 50 peserta, Hifzhil Al-Qur’an sebanyak 32 peserta, serta Kaligrafi Al-Qur’an sebanyak 21 peserta.
Selain itu, cabang Fahmil Al-Qur’an diikuti enam regu, terdiri atas tiga regu putra dan tiga regu putri. Cabang Syarhil Al-Qur’an diikuti 12 regu, masing-masing enam regu putra dan enam regu putri. Sementara cabang Karya Tulis Ilmiah Al-Qur’an diikuti delapan peserta, terdiri atas tiga putra dan lima putri.
Nugroho juga menjelaskan bahwa dari sembilan kabupaten/kota di Provinsi Papua, delapan daerah berhasil mengirimkan peserta. Satu kabupaten belum dapat berpartisipasi karena keterbatasan anggaran.
MTQ XXXI Tingkat Provinsi Papua diharapkan menjadi ajang pembinaan generasi Qur’ani sekaligus sarana melahirkan qari, qariah, hafiz, hafizah, dan peserta terbaik yang akan mewakili Provinsi Papua pada MTQ tingkat nasional. (Rilis)

























































































